LDII-Kemenag Subang Harapkan Terjaganya Kerukunan Antar Umat Beragama

Subang (01/04/2021). DPD LDII Kabupaten Subang dan Kemenag Kabupaten Subang mengharapkan kerukunan antar umat beragama yang terjalin bagus selama ini selalu terjaga dan bahkan bisa diperkuat lagi. Sehingga masyarakat Subang selalu merasakan hidup dalam kedamaian. Silaturahim ini dalam rangkaian pra Munas IX LDII.

“Kemenag dalam melaksanakan fungsi pembinaan, berharap kerukunan umat beragama tidak hanya antara satu agama dengan agama lain. Sebagai contoh agama Islam dengan Kristen. Namun juga kerukunan yang diwujudkan inter umat beragama. Ormas-ormas yang ada dalam agama (Islam-red) itu sendiri harus rukun dan berdampingan untuk tegaknya kedamaian Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ujar Kepala Kantor Kemenag Kab. Subang DR. H. Agus Sutisna, saat menerima silaturahmi DPD LDII Kab. Subang, di Kantor Kemenag Subang, Kamis (1/4/2021).

Hadir dalam silaturahim itu para pengurus DPD LDII Kab. Subang yakni, H. Kusnanto, S.Pd., MM.Pd (Ketua), Drs. Yuyun Sutisna (Wakil Ketua), Adang Sutisna (Sekretaris), Rachmat Efendi (Bendahara) dan Ustadz Abi Rofik (Bagian Pendidikan Agama dan Dakwah) diterima langsung Kepala Kantor Kementerian Agama DR. H. Agus Sutisna didampingi H. Rojak, SAg., MSi Kasi Penyelenggara Syariah Kantor Kemenag sekaligus Sekretaris Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kab. Subang.

Agus menambahkan, LDII sebagai ormas diharapkan bisa bergaul dengan masyarakat dan  ormas lainnya. “Waktu saya di Majalengka, saya berteman dengan pengurus LDII disana, baik sebagai pembina  ormas maupun saat di FKUB. Saya percaya LDII memiliki administrasi yang bagus. Saya sudah pernah mengikuti salat Jumat di Masjid Baitul Huda, Cilameri,” imbuhnya.

Selain itu, Agus mengatakan, pihaknya sangat mendukung program kerja LDII yang sudah dilaksanakan. Pasalnya, program kerja itu membantu kemenag sebagai mitra ormas maupun bagi pemerintah daerah itu.  “Program kerja LDII sangat bagus, mudah-mudahan bisa dilaksanakan secara berkelanjutan. Mengenai pengurusan ijin operasional madrasah, kami akan membantu selama persyaratan-persyaratan ditempuh dan melalui verifikasi,” imbuhnya. 

Sementara, Ketua DPD LDII Kab. Subang, H. Kusnanto mengatakan, LDII selalu menjaga kerukunan antar dan inter umat beragama di Subang. Sebab masyarakat akan nyaman beribadah jika kondisi lingkungan damai dan dinamis. “Kami selalu menekankan kepada warga dan simpatisan LDII agar selalu bertata krama yang baik dan menjaga kerukunan di lingkungan sekitarnya. Kami mengutuk keras aksi bom bunuh diri di Gereja Katedral Makasar karena tidak sesuai dengan ajaran agama manapun. LDII tetap memegang teguh empat konsensus kebangsaan yaitu Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika dan NKRI,” ujarnya.

Kusnanto menambahkan, kondisi ini sesuai dengan program kerja LDII yang ingin membangun sumber daya manusia profesional dan religius. Dalam praktiknya, LDII Subang melaksanakan pendidikan berbasis pesantren yaitu memiliki santri-santri yang dibina di Ponpes Baitul Huda dan pendidikan formal berbasis karakter yaitu SMP Baitul Huda (Subang Islamic Boarding School

“Kami minta bantuan dan petunjuk dari Kakankemenag dalam pengurusan ijin operasional beberapa pendirian madrasah diniyah di daerah-daerah. Di bidang sosial, sebagai kontribusi nyata kepada masyarakat, bulan kemarin kami memberikan bantuan 200 paket sembako bagi masyarakat yang terkena dampak banjir di Pamanukan. Di bidang ekonomi dengan mendirikan BMT (Baitul Mal Watamwil) dan koperasi yang berbasis syariah untuk membantu UMKM,” paparnya.

Sementara, H. Rojak, S.Ag., MSi selaku Penyelenggara Syariah Kemenag Subang sekaligus Sekretaris FKUB Kab. Subang menjelaskan, FKUB merupakan forum yang dibentuk masyarakat dan difasilitasi oleh pemerintah dalam rangka membangun, memelihara, memberdayakan umat beragama untuk kerukunan dan kesejahteraan.

“LDII nanti bisa berkiprah di FKUB sebagai keterwakilan setiap ormas dan agama bersama-sama NU, Muhammadyah dan lainnya sehingga bersama-sama membangun NKRI ini. Kemenag mewakili pemerintah dalam modernisasi agama mengambil posisi berada di tengah-tengah sehingga kita sama-sama membangun kebersamaan dan keterbukaaan dalam komunitas muslim untuk kemaslahatan umat,” ujarnya.

Diakhir pertemuan pihak Kemenag Subang berharap audiensi ini dilaksanakan secara intens untuk menjalin komunikasi yang lebih baik. Kemenag akan mengagendakan berkunjung ke LDII serta bersedia hadir bersama stakeholder lainnya memberikan pembekalan pada kegiatan pengajian yang diadakan LDII. Acara diakhiri penyerahan Majalah Nuansa, Buku Musda dan SK Kepengurusan dan meminta doa supaya penyelenggaraan Munas IX LDII pada tanggal 7-8 April 2021berjalan dengan sukses. (fadel)