LDII Aktif Membina warganya dalam menjalankan Ekonomi Syariah

JAKARTA– Menteri Dalam Negeri yang diwakili oleh Staf Ahli Menteri Bidang Pemerintahan, Dr. H. Suhajar Diantoro, M.Si memberikan pembekalan pada Musyawarah Nasional (MUNAS) IX LDII pada Kamis (08/04) di Ponpes Minhajurrosyidin, Pondok Gede, Jakarta.

Munas yang mengusung tema “Penguatan SDM Profesional Religius untuk Ketahanan dan Kemandirian Bangsa Menuju Indonesia Maju” itu berlangsung selama dua hari yakni, 7 hingga 8 April 2021, dengan dilaksanakan secara semi-daring dengan total peserta dan peninjau 3750 orang yang tersebar di 457 studio provinsi dan kabupaten kota seluruh Indonesia.

Sementara itu, peserta yang hadir luring mencapai 200 orang yang terdiri dari pengurus DPP LDII, para ulama, ketua DPW LDII seluruh provinsi, serta tamu undangan lainnya. Untuk mencegah penyebaran Covid-19, Munas ini diselenggarakan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Peserta diwajibkan melakukan rapid antigen dan menjaga protokol kesehatan.

Munas IX LDII menghadirkan beberapa narasumber yang memberikan pembekalan, salah satunya adalah Staf Ahli Menteri Bidang Pemerintahan, Suhajo Diantoro. Dalam sambutannya ia menjelaskan “Peran Ormas dalam Memperkokoh Persatuan dan Kesatuan Bangsa”.

“Yang pertama peran Ormas yang pertama adalah mengedukasi umat untuk melawan hoax”ujarnya.

Organisasi masyarakat sebagai wadah aspirasi rakyat merupakan agen bagi pemelihara dan pemersatu masyarakat. Seiring dengan mudahnya kabar bohong atau hoax yang menyebar, Ormas hendaknya dapat menangkal sekaligus menyaring hal tersebut agar tidak mengkontaminasi anggota dan masyarakat. 

“Yang kedua memperkokoh ekonomi umat, depalan pilar LDII sudah ada didalamnya. Ekonomi Syariah salah satunya”, lanjutnya

Selaras dengan Suhajar, LDII sebagai ormas keagamaan selalu aktif membina warganya serta masyarakat untuk menjalankan kehidupan yang halal melalui Ekonomi Syariah. Salah satunya dengan membentuk Usaha Bersama (UB) di setiap PC dan PAC yang menyediakan berbagai kebutuhan masyarakat sekaligus menambah penghasilan dengan membagikan SIsa Hasil Usaha (SHU) bagi anggota. Selain itu, LDII juga mendirikan beberapa Baitul Mal Wattamwil (BMT) dengan tujuan mengajak warganya untuk selalu menjalankan kehidupan yang halal melalui ekonomi syariah.

Selain itu, Sunarto juga menegaskan LDII sebagai Ormas keagamaan juga berperan mempertahankan konsesus bangsa yakni Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhineka Tunggal Ika. baginya, keberagaman Indonesia tidak boleh menjadi penghalang untuk Bersatu. Bahkan, empat konsesus bangsa dapat menjadi pemersatu bangsa

Pancasila merupakan ikhtiar menuju Islam rahmatan lil alamin”, imbuhnya.